The Art of Moving On

Barusan seorang Teman nge rekomen saya buat nonton film nya Raditya Dika yang Manusia Setengah Salmon. Saya yg emang lagi butuh tontonan akhirnya menuruti walaupun lagi agak malas nonton film Indonesia yang kebanyakan ya gitu deh *ngerti kan*. 

Tiba-tiba tertampar sama kata-kata ini: 

“Hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi perpindahan adalah salah satu hal yang pasti” 
― Raditya DikaManusia Setengah Salmon

Tulisan ini saya persembahkan untuk mereka yang berhak untuk di cintai. Akhir-akhir ini saya selalu mendengarkan cerita cinta yang tidak mengenakkan dari orang-orang terdekat saya.  Mulai dari yang menjadi simpanan pria beristri sampai dengan hmmm hendak menikahi pria yang bisa dibilang kasar, Ada juga yg hubungannya dgn pria yg dicintainya setengah mati kelihatan baik-baik saja tetapi dia tau sebenarnya pria ini mencintai orang lain. Saya tidak tahu yang mana yang paling buruk diantara semua, tetapi bagi saya when something isn’t right then move on.

Saya juga tidak bisa menyalahkan mereka akan hal itu, Love is blind in certain time and sometimes we’re too in love to let go but if you try u never know *coldplay abeess* kita semua punya ketakutan akan ketidakhadiran seseorang yg kita sayangi dalam hidup kita. Kita terlalu takut tidak ada yang mencintai kita seperti dia diluar sana. Atau bisa jadi kita merasa tidak punya kekuatan untuk menahan rasa sakit dan kesepian setelah putus yang berujung kepada jiwa yang tak tentu arah. 

Image

Tetapi bukankah kekuatan manusia diuji ketika kita menghadapi perubahan terburuk pada kita? mungkin kita sedih tapi percayalah berada di tempat yang salah hanya menuntunmu ketempat yang salah. Keluar dari tempat yang salah ibarat mencari jalan pulang kerumah yang sesungguhnya yang menawarkan kenyamanan, melindungi dari panas dan hujan, dan yang paling penting dengan daya tariknya kita tidak perlu mencari dan bermimpi lagi tentang rumah impian. 

“Tetapi saya tidak mau meninggalkan rumah saya yang lama sudah enak?”

“yakin itu rumah? bukan rumah orang? atau kontrakan? ataaauuu rumah dengan tanah sengketa?? coba dipikir baik-baik ya”

“Hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi perpindahan adalah salah satu hal yang pasti. Kalau pindah diidentikkan dengan kepergian, maka kesedihan menjadi sesuatu yang mengikutinya….. Padahal, untuk melakukan pencapaian lebih, kita tak bisa hanya bertahan di tempat yang sama. Tidak ada kehidupan lebih baik yang bisa didapatkan tanpa melakukan perpindahan.

Gue jadi berpikir, ternyata untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, gue gak perlu menjadi manusia super. Gue hanya perlu menjadi manusia setengah salmon: berani pindah.” 
― Raditya DikaManusia Setengah Salmon

“Nulis-nulis kaya giniii, tapi dianya sendiri masih suka kesasar..gak tau harus kemana, iya kan?”

Kalau boleh jujur, hidup saya sebelum menulis ini memang berantakan dan pait. tapi setidaknya saya mau mengakui kalau saya waktu itu sedang tersesat dan saya mau berpindah ketempat yang lebih baik. Lagipula mendirikan “tenda” untuk camping sejenak untuk saat ini bukanlah pilihan yang buruk. Karena kelak saya bisa mengatakan “I am home” 🙂 

P.S : buat kamu yang pernah saya lewatkan dulu. Semoga masih ada kesempatan kedua buat saya. Seneng saya tau kamu baik-baik aja di benua sana yang lebih seneng pas liat status kamu masih single *eh* 

Advertisements