Cara Tuhan Menghiburku?


Ini bukan tulisan galau…

Kata orang bila tiba-tiba ada orang yg sudah lama tidak kita pikirkan mendatangi kita lewat mimpi itu berarti Tuhan sedang mencoba menghibur kita. Mungkinkah Tuhan sedang mencoba menghiburku ditengah-tengah kekosongan rasa ini? *gaya lo din* *lempar ke sungai citarum*

Oh ya, tiba-tiba saya ingin menulis ini sebelum saya lupa tentang mimpi semalam, padahal saya ndak kangen sama kamu tetapi saya masih mengagumi sosok kamu hingga sekarang. Mungkin itu cara Tuhan memberikan saya reward karena saya terbangun tengah malam dan lupa kalau saya belum shalat isya dan tak berapa lama kemudian saya yang dari awal tahun kemarin mendadak merasa agnostik tergerak untuk shalat malam dan memanjatkan doa tentu tidak mendoakanmu. Atau bisa jadi itu cara Tuhan mengingatkan saya yang mulai hopeless tentang saya yang selalu “jatuh” kepada orang yang salah, Tuhan mengingatkan saya dengan menghadirkan sosok kamu yang pernah saya sukai setengah mati 2 tahun silam dan saya ingat kalau saya tidak pernah merasa salah pernah menyukai kamu. Siapa yang ndak mau sama kamu yang pintar tapi disisi lain kamu rendah hati. Tapi saya pada saat itu cukup senang menyukaimu diam-diam tanpa kamu tau, walau teman-teman kita ada yang tau *gigit satu-satu*

Kemarin, di mimpi random saya, kamu datang..kita masuk dikelas yang sama *mungkin lagi kuliah s2* anehnya teman-teman sekelas kita ya teman-teman kita juga. kamu seperti biasa selalu bikin aku kagum sama kecerdasan kamu, bikin aku jadi malu kalau ndak pintar di kelas itu yang bikin aku senang kita jadi sering berbicara dan teman-teman kita yang jahil itu ngeledekin kita *jitakin* aku tidak terlalu ingat detailnya bagaimana yang jelas saya sama kamu pergi ke sebuah perpustakaan besarr yang ada wifi nya buat belajar bareng, yang aku ingat kita bukannya belajar tapi malah terlibat diskusi yang seru. sayangnya, alarm yang saya stop terus itu bikin saya harus bangun padahal saya masih pengen ngobrol sama kamu.

Seperti arti nama kamu “Karunia dan Rezeki” kira-kira seperti itulah kehadiranmu walau cuma lewat mimpi kurang lebih sama waktu saya pertama kali kenal kamu di taun 2011, hanya sapaan “halo” dari kamu kadang dulu bikin hari saya jadi bagus hahahahaha *i was so young back then*. Saya cukup ber terimakasih sama Tuhan dengan caranya menegur dan menghibur saya. Kamu ingetin saya kalau seseorang yang baik itu ada cuma kemarin saya disuruh belajar sama Tuhan diberikan yang tidak baik supaya suatu saat kita benar-benar bertemu saya lebih menghargai kamu. Oh yaa saya bilang sama Tuhan kalau kamu udah gak single lagi paling tidak, saya diberikan yang seperti kamu lagi. Yah walaupun beberapa waktu yang lalu teman saya bilang kalau kamu masih single *yay yay*

Oh yaa makasih juga atas cookies nya semalam, sering-sering nyamperin dan hibur saya lagi yaa..

 

 

Advertisements
Posted in: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s