Diversity

Kalau boleh jujur saya malas nulis ini, tapi kemarin malam gak tau kenapa rasanya hati ini sakit, lebih sakit dari sariawan yang di tetes abotil (kebetulan lagi sariawan).

Awalnya saya cuek dan memutuskan untuk simpan kesedihan dan amarah saya dalam doa, karena saya merasa tidak baik juga berdebat untuk hal sensitif seperti ini, dan saya selalu menghindari jika ada teman-teman yang membicarakan soal kepercayaan dengan keras. Lebih baik saya menyimpan sakit hati dan kesedihan saya lewat doa. Tapi kali ini paling tidak saya harus mencurahkan dalam tulisan ini, karena kebanyakan “silent reader” if you don’t like it just close and get out. Peringatan tulisan ini cuma buat orang yang bisa membuka pikirannya, kalau merasa otaknya sumbu pendek kaya saya mending ga usah terusin baca

Pagi itu para jaksa penuntun umum dan puluhan kuasa hukum pak Ahok masuk kedalam ruang sidang. Kursi sidang terisi sudah penuh, jauh di luar terdengar ricuh suara “ahok kafir, ahok kafir” kemudian Ahok memasuki ruangan sidang dengan baju batik berwarna coklat setelah itu hakim membuka persidangan dengan meminta jaksa penuntut umum membacakan dakwaan yang selama ini seperti di beritakan di media yaitu penistaan agama tepatnya dalam salah satu penggalan ayat suci alqur’an dalam surat al-maidah . Setelah dakwaan selesai di bacakan Ahok membacakan pernyataan tidak bersalahnya dengan menceritakan perjalanan karirnya di bidang politik mulai dari sekedar pengurus partai sampai dengan jadi gubernur di jakarta serta tak lupa menceritakan apa yang sudah dia jalankan dan kerjakan selama menjadi gubernur, salah satunya pembangunan mesjid-mesjid (yang anehnya saya gak dengar dia bangun gereja? correct me if i’m wrong) yang paling bikin saya sedih ketika melihat live streaming nya ketika beliau berkata dengan nada yang berat dan lirih “Bagaimana mungkin saya menista agama ayah angkat saya? Ayah angkat dan saudara saya yang sangat saya hormati?”

Ketika saya menonton live streaming tersebut saya hanya dapat berharap semoga pak Ahok diberikan kekuatan dan kesehatan untuk menjalani semuanya, walaupun tulisan ini bukan untuk saya mendukung pak Ahok untuk menjadi gubernur atau saya menjadi salah satu rekanan politik, man i’m too busy to draw and design some cute stuff for politic, mending maen plant vs zombie sampe ketiduran daripada ikut kegiatan politik (anaknya ansos juga soalnya),dan saya sama sekali bukan pendukung pak ahok atau yang lainnya, boro-boro milih atau nyumbang ktp, ktp aing mah Bogor.

Trus ngapain sih kalau bukan ktp jakarta misuh-misuh? yeeee daripada yang misuh-misuh di Lampung atau yang tinggal di Riau sana, atau yang ke Jakarta cuma buat belanja di mangdu ato tanaabang doang?

Well, saya simpatik sebagai seseorang yang sama-sama tumbuh besar dengan keluarga besar dari pihak ibu saya yang memang berbeda kepercayaan. Mendengar teman-teman sebangsa dan se-agama selalu menyuarakan kebencian yang bikin saya sedih kebanyakan diantara mereka adalah Saudara, guru sekolah, sahabat SMP dan SMA teman hahahahihi, cowok yang pernah naksir saya.Oooppss..untuk  yang terakhir membuat saya paling bersyukur Ternyata selain tampang jelek hatinya juga jelek pantes aja saya tidak merasa Tuhan membujuk saya untuk membuka hati dulu sama dia..yeah you were such a jerk.

Bukan mau panas-panasin tapi saya pribadi jujur kecewa dengan teman dan guru saya yang seharusnya bisa mendamaikan malah menanggapinya dengan dingin dan keras. Penistaan terhadap kitab suci manapun memang salah, tapi harapan saya kita bisa menanggapinya dengan bijak, sudah cukuplah demo yang merisaukan banyak orang. I think forgiveness is such an expensive thing these days.

“In every religion you will see the same extremist”  -Marjane Satrapi-

Long story short di belahan dunia sana tepatnya di daerah southern America sana dimana penduduk muslim nyaris tak ada, tetapi jika ada perlakuan yang mereka dapat tak jarang seperti ini “f*** you Taliban, go back to your country!” atau ketika setelah peristiwa  9/11 salah satu teman saya yang saat itu ikut ayahnya bekerja di New York, ketika sedang berkunjung di salah satu mall dia coba menanyakan letak toko, teman saya yang memang berjilbab malah mendapat jawaban “i should not talk to terrorist”

Nah, agak sedikit ngingetin saya sama yang suka teriak-teriak kafir disini. Sedikit cerita waktu saya sering ngumpul sama teman-teman yang notabene pelayanan aktif di gereja katolik, dan saya banyak di kenalkan sama teman mereka di komunitas itu, ada salah satu anak yang bertanya sama saya “you are so nice, kamu gak awkward berada di antara kita yang beda sama kamu?” lalu aku jawab “why would i? you guys are so nice also, di luar sana banyak muslim yang menjadi minoritas dan mereka struggle untuk mendapat perlakuan baik, saya cuma mau berbuat baik sama siapa aja dengan harapan mereka yang struggle bisa mendapatkan perlakuan yang lebih baik juga disana”

Kalau melihat dari sejarah, ya memang agama dan ras adalah isu yang paling gampang untuk memecah belahkan kita. Saya jadi teringat kata guru saya menjelang hari natal kepada kami “Untuk yang non-muslim jangan baper kalau ada teman muslim yang tidak mengucapkan selamat, karena itu benar untuk sebagian muslim dan untuk yang muslim jangan pernah maksa teman yang muslim juga untuk jangan mengucapkan selamat ke yang non-muslim kita tidak pernah tau niat baik seseorang” dan itu saya ingat terus sampai sekarang dan saya selalu jelaskan kalau ada teman yang non-muslim yang baper karena ga diucapin selamat natal sama rekan yang muslim. Kalau Dini ngucapin gak?! ya nggak laaah!!  ini masih 14 desember cui! *plak*

If You Cannot be Nice just be Quite

Sebagai orang yang otaknya dan ilmu agama nya masih sepanjang sumbu kompor, tentu saya mencoba ambil hikmahnya, karena penasaran saya buka al-qur’an baca terjemahan bahasa indonesia karena saya ga isa bahasa arab dan ternyata selain surat al-maidah ada surat al-hujarat yang agak menyentil kita… uwooww jleb *ya silahkan baca sendiri*

Intinya saya sedih dikarenakan pernyataan kebencian banyak hadir dari keluarga dan teman-teman saya sendiri, yang memberi kesan bukan untuk mengingatkan sesama muslim tapi cuma merasa karena dia merasa lebih islam dan lebih baik, pernah saya men-share suatu hadist dan pernyataan salah satu ulama besar dan pintar, sudah profesor malahan lalu beberapa teman men-DM saya mengatakan kalau saya ikutin aliran sesat dan pengikut syiah, Lhaaaaa becareful what about what you say, my pal.

Despite all of these madness, masih banyak teman-teman ,guru, serta dosen saya sesama muslim yang menerima perbedaan ini dengan pikiran terbuka, banyak dari mereka yang sudah sering ikut diskusi lintas agama, beberapa ada juga yang sudah pernah tinggal di luar negeri ikut berjuang bersama kaum minoritas disana, sisanya travelling keliling Indonesia, Eropa, bahkan Amerika untuk mengembangkan kualitas diri mereka (terimakasih forum backpacker internasional). Orang-orang positif ini yang membuat saya percaya kalau dunia ini belum akan runtuh dan akan terus berputar. There’s still hope! a good hope!

Apapun kepercayaan yang kalian pegang, I love you! *asal ga nyakitin orang ya*

self love = happiness

“Dear Woman,
Sometimes you’ll just be too much woman.
Too smart,
Too beautiful,
Too strong.
Too much of something that makes a man feel like less of a man,
Which will make you feel like you have to be less of a woman.
The biggest mistake you can make
Is removing jewels from your crown
To make it easier for a man to carry.
When this happens, I need you to understand
You do not need a smaller crown—
You need a man with bigger hands.”
― Michael Reid

Buat yang cewek pernah denger gak “Jadi perempuan sekolah gausah tinggi-tinggi, kerja juga ga usah pinter-pinter amat!” hmmm well, i don’t know why but my heart hurt after hearing this hahaaha, maklum aja keinginan master sekedar wacana dari tahun ke tahun begitu juga dengan keinginan menikah (ya eyalah pasangan juga belom ada *rolled eyes)

Dulu banget temen saya pernah cerita kalau cowok yang lagi deketin dia menjauh dan usut punya usut nih ini cowo jiper hanya karena dia yang saat itu kerja bagian marketing di perusahaan asing which is karirnya lagi sangat menanjak dan dia sedang menjalankan studi master di salah satu univ swasta bergengsi di jakarta! belom lagi dengan kualitas keluarga yang dia punya yaah intinya dia memiliki kehidupan yang nyaris sempurna walaupun tidak sejalan dengan percintaannya. *upppsss sorry ya cui*

Dia pun meratap yang akhirnya kata-kata ajaib keluar dari mulutnya, “tau gitu gua gak mau kuliah tinggi-tinggi” ouch! si mbak kayanya patah hati banget

Long story short, kami pun masih jomblo sampai sekarang

the end………

Sori becandaan saya lagi sampah, oke lanjut

Ya, sesuai sama kalimat diatas saya masih percaya kalau kita (perempuan) juga harus selalu meningkatkan kualitas diri kita terutama dari segi pendidikan, because i do believe education can give second chance and better future to anyone dan tentu kita juga harus bisa mengamalkan ilmu yang kita dapat ke dalam sebuah karya nyata *keselek tahu jengglot*

Intinya saya selalu percaya bahwa jodoh yang datang sesuai dengan perkembangan kualitas diri kita. Lagian akan lebih keren kan kalau misalkan nanti anak kita di urus sama ibu yang sarjana, master, atau doktor dibandingkan dengan nanny atau mbak yang lulusan SD atau SMP?

Yang paling penting bagi saya adalah kita harus pastikan kebahagian diri sendiri dulu, percayalah karena kontrol kehidupan dan yang menentukan kita bahagia atau tidak ya ditangan sendiri, mulai sekarang buatlah list hal-hal yang ingin dilakukan ketika masih single, kalau yang ingin keliling eropa menabunglah and reward yourself atau yang ingin membeli game consule favorit *dadah2 sama nintendo 3ds*, mau nonton konser coldplay di melbourne juga ayok wong masih single ini *halo teman-teman yang lagi sing along sama chris martin*, mau ikut fansigning got7 2 bulan lagi buat yang demen brondong putih sipit lincah juga masih dipersilahkan.

girls, selalu jaga diri dan hatimu baik-baik, jangan berikan ke sembarang orang yang tidak pantas mendapatkannya.

Jadilah seseorang yang bisa membahagiakan diri sendiri karena kelak ketika menikah kebahagiaan itu akan jadi berlipa-lipat. Kalau kaya tulisan kanji di angpo pernikahan teman-teman saya yang tionghoa yang artinya “double happiness”

Urusan jodoh memang selalu tak terduga bisa terjadi kapan saja, bagi kita yang belum mendapatkan moment itu tetap bisa diusahakan dengan mempercantik diri kita luar dan dalam, make the world fall in love with the best version of you and then someone that meets your “standard” will come to you suddenly you feel like you’re just coming home from travel so far. *silahkan baper*

 

dscf9273

Seoul Forest, Nov 2016

 

So single ladies you cannot go wrong, just wait for the bigger hand and bigger heart to hold the world with you.

You guys will take this journey walking hand in hand.

postcard from Seoul and things to do

I have mix feeling before i started to write this,  “is it for real?” “jeongmalyeo?!” yeah  one of my highlight of this year is my trip to South Korea, long story short i bought the flight ticket right after my 26th birthday on April 2016 and the trip is for our autumn trip on November. It was exactly last month, i’m thankful i could visit the mecca of KPOP.

So many things that open my eyes after the trip, we didn’t go to tourist place like Nami island and Namsan tower, we saved lot of time, energy, and money for another itiniarary . So what i’m gonna tell you on this post is based on what i had experience with my solo traveller instinct (thou i went with my sister and eventually met some random friends there). Forget those pocket guide book and lonely planet book because we didn’t use them for this trip. If you’re about going to Korea for the first time and you are looking for some non-mainstream experience here’s some tips for you about things to do in Seoul

1. Stay at the local guesthouse

Travel nowdays is really different than we used to know, we used to stay at the hotel for accomodation that will cost a lot. As a traveller with budget hostel could be the best option but you have to check about the review, location, and of course the price. this time i choose appletree’s guesthouse as my “house” for my stay in Korea, the house located in Mangwon area, actually is not far from the famous Hongdae area, not as artsy or lively as hongdae area, but if you want to close to local’s live, Mangwon is the best option! The house is typically korean-urban style house and we can use all the facilities inside the house, what’s even better is the bed was really comfortable and we stayed with the other 2 foreigner in the same room. when i first came to this house i felt like i came home from so far 🙂

2. Explore Local Parks

This is must things to do if you are visiting Seoul in autumn especially the parks where locals spend most of their afternoon walks. I recommend you to visit Olympic park at Jamsil and Seoul forest on the weekend.

dscf8883

Olympic park Just so beautiful in autumn

dscf8961

prepare your feet for some hiking, up hill for beautiful sight

dscf9299

Children Scout at Seoul forest on the weekend

dscf9278

I want boyfriend to sit with me here

dscf9305

Some local said that if you don’t want to go to Nami Island, Seoul forest is one of beautiful park when it’s Autumn

 

3. Take some random or OOTD pictures at their photogenic Alleys

dscf8553

Bukchon Village

Have i told you that Seoul has so many photogenic alleys that you can’t help to take your OOTD picture or just some random snapshot for your nostalgia album

 

Some of these streets i only see them on korean drama and they are as nice as in real life

 4. Explore local Market and try some authentic korean taste

i went to namdaemun market for souvenir shopping and trying some street foods, as a muslim i found some difficulty to find some foods which not contain pork, eventhough we didn’t eat any halal certified foods there but tried our best to find some local dishes and snacks that we can eat like kimbab and pajeon, but we really wanted to eat where locals like to try so we went to gwakjang market on the other night for dinner, oh well….it was like….porks were all over the place! *LOL* hahahah yeah what do i expect?! locals here loves pork..duh! but thankfully we found a stall that only sells food like kimbab, dakbal (chicken feet), and tteokbeoki.

5. Forget Starbucks, try to hangout at small Local Coffee shops 

Have you ever heard that Korea is famous with their coffee shops culture? besides starbucks there are many famous coffee shops brand like Angel-in-Us, Ediya Coffee, Tom & Tom, and Cafe Bene  that you will find everywhere in Seoul. There are also some thematic cafe like hello kitty cafe, pet cafe, lego cafe, line cafe, and i almost cannot mention all of them since there are so many of them!

but my hipster instinct end up choose some small coffee shops that i cannot remember what’s its name as long as i found them cute.

6. Going Home at 10 pm from gangnam station

Well yeah, for this one i think you should experience it by yourself, it was an unexpected experience that i found similiar like we have in Jakarta 🙂

dscf8985

DSCF9002.JPG

7. Visit your favorite kpop fandom shrines and show some support like buying their merchandise

Best Dunkin Donut ever!! and saw Jang wooyoung from one of my fav boy group 2pm!

dscf9678

SUMmarket for my sister who is a die hard fans of EXO, i came here because of their cute merch design and makes me think about taking master degree for merchandise design *lol

6. Visit Seoul Youth Creative Space

dscf8677

Zzamjigil at Insadong is perfect for you who wants to find some traditional touch and handmade stuff

dscf9504

dscf9502

While Dongdaemun Design Plaza is for modern and contemporary designs

dscf8515

Common Ground for Something More Hipster

7. Sit Back, Do Nothing, Daydream, and be productive at the Same time

It might not be suit for everyone when i travels i like to find somewhere to sitback and do nothing. That’s why i don’t like tour in group of people with tight schedule. Some of my friends is not agree with me for this, but as an introvert i can find some luxury and inspiration at moment like this, in Korea i choose Ehwa Women University area for my me time. dscf9456dscf9453

Beautiful right?

dscf9469

and it’s no harm to do something you like there, like drawing a cute couple who were taking selfie around there. I can say it was my highlight of the trip, strolling around by yourself in the neighbourhood that you only saw in your dreams before is the best way to love yourself more, but don’t forget try to start a good conversation with some strangers near you. But, it doesn’t mean i don’t like travel with friends. I just need one day for myself.

P.S for girls who wants to go to Ehwa alone, please becareful. There are shopping area nearby please becareful with your wallet if not you will end up shopping. Good  quality and cheap bargain are all over the place.

8. If you meet eyes with a cute stranger walking alone..

Don’t forget to Smile! you might get his phone number for free it will be more lucky if you’re fluent in korean.

So that’s all my korean tips based on my absurd experience there. first of all Korea is really aesthaeticly beautiful! but not if you don’t have much money to shop those make-up with cute packagings or pastels outers in Hongdae area or some stationary at ARTBOX!

See ya!

 

Jakarta,

Loving you, it’s like dating to a cute guy with weird attitude, although you wanted to break up with him, but you keep besides him.

Of course he loves you back but in his own way, it’s a lil bit unusual and annoys you sometimes, but still you miss him all the time.

Sometimes you wanted to go away from him since you’d have enough pain and despair. Hurts come and go like a series of unfortunate event, but he keeps do better and better for you.

Jakarta, it’s been 8 years 1 months 10 days since the first time i got here. Yes i hate you…but i still have no reason to leave you soon. i hate to say this but i love you more.

it’s not even the end of the year yet but let me Screen Shot 2016-10-27 at 3.10.00 PM.png

hope that you will be nice and stronger, let’s have the fun together.

*tulisan ini di tulis waktu antri beli tiket pesawat di garuda travel fair april lalu sepertinya dini waktu itu kurang piknik*

throwback: Edisi Rindu Gili Terawangan

dscf7153

foto itu diambil jam 6 pagi ketika sunrise di Gili terawangan, masih agak mengantuk karena tadi malamnya kita baru balik jam 1 malam ke homestay. Sebenarnya masih terlalu cepat untuk balik jam segitu kalau lagi di Gili T, because there’s a lot of things offer by the island like party, pingpong while you drunk, music, and foods of course but since we really wanted to see the sunrise. Keadaan pagi itu begitu tenang..tak banyak kafe dan warung yang buka, hanya ada beberapa foreigner yang sedang berjalan kaki di tepi pantai, dan tak sedikit pula yang tergeletak karena hangover.

Harusnya saya posting ini beberapa bulan yang lalu, trip ini sebenarnya saya lakukan sudah dari bulan mei kemarin bersamaan trip saya ke bali dan lombok. yes it was kinda adventurous and impulsive trip, it was one of the best one week i had so far. Booked ticket month before to Bali from Jakarta and return from Lombok to Jakarta.

Menuju ke Gili T menggunakan kapal dari Bali, dasar saya yang sudah lama tidak travelling menggunakan kapal terjadilah drama mabok laut, tetapi ketika sampai tujuan semua motion sickness hilang seketika, malah sempet2nya snorkling di siang hari yang kemudian di lanjutkan dengan tidur siang di pinggir pantai, berhubung saya emang suka tidur jadi saya bisa selow tidur dimana saja (soal ini ada ceritanya sendiri). Walaupun kami menyewa kamar di homestay yang terbilang murah 150ribu/malam dengan fasilitas yang seadanya (tanpa ac) tetapi internet wifi di kamar kami sangat juara kecepatannya saya menyesal tidak terlalu memanfaatkannya untuk browsing lebih banyak lagi untuk island hoping ke gili air dan gili meno yang katanya underwater nya sangat menyenangkan. hmm lain kali saya harus kembali lagi.

Sayangnya kami harus segera melanjutkan petualangan kami ke lombok, belum puas sih tapi saya rasa harus kembali kesini taun depan.

a Letter to my 16 years old self

8ff14520ea2da88b50f63a633e5f068d

This writing idea i got from any random articles and some writings by some amazing bloggers, but most of all i wanna say thank you for geena who wrote amazing letter for her adorble 8 years old self. Coution: it’s going to be a long long letter since i have many things to say.

Hey my 16 years old self,

i am you in 10 years ahead! you might be surprise to read this letter, and i really wish that you will read this earlier if it’s possible. I am in the middle of deadline now, but i really want to write you this!

You might excited about what happen to you in the next 10 years, how’s your study? which college are you going to? how’s your love life? are you getting a steady job? i’m sure you really want to ask such a question to me.

my 16 years old self, my younger and my grumpy teenager self…where should i start it? i remember you are in the middle of your final test for the next grade, don’t you? as you expected you will not do any better for your grade,  sorry not for sorry, you know you aren’t any good in your studies in highschool, some teachers and classmates see you as a slow and lazy student, they always let you down. I know it sounds horrible but don’t worry, because your second and final year it’s gonna be so awesome. You will choose social study and right teachers that you can look up to, and some stupid crazy friends who will color up your boring day. Then about boyfriend, I know you had have a crush to that cute, clever, and religious guy, but actually he’s a jerk. A guy who will be your boyfriend is an unexpected guy from your tennis club, he’s 4 years younger than you but he’s already in master level while you are still in advance level and the goodnews is he’s cute, quite charming kind of guy, our mother seems like him even she pretends she’s not. and what even better he loves you with all his heart. For now, I really hope that you will be good with him and take care for each other, because i don’t 😦

Yes, that’s so-called long distance relationship torn up everything, and you will meet some jerks but you will get some lessons from them, still there were plenty of good guy you date like him  and him. as you go to college you will get busy study and socialize with new environment. College life will be the best years of your study life, you will not waste your time no more, you already choose the right major study now! i’m sure you cannot wait to study design like i used to be.

Friends and guy will come and go, do not trying so hard to look cool in front of people because you are already cool, you don’t have to be khardasians if you’re not comfortable, just keep being you. Friends will come and go and guys also come and go yet the good one will stay, the universe will eliminate the bad one and replace the bad one with someone new, also the carefully selected good people will stay even on some point you want to stay away with them they will always look up to you because that’s what friends and family  are for . So don’t cry over people who treats you bad.

After all, what happens to you in the 10 years i am proud about what you have done, i’m sorry there is still no new york in 10 years and no husband also it’s harder than i thought and i’m still struggling either, i will set up new bucket list for you so i won’t let you down at least you going to somewhere cool in your bucket list too this year, wish me luck. I will make as much as good memory for you and for the future that we always dreamed of, dear. but what i want to tell you, that you are a happy person.

P.S I really hope that you won’t give up that piano lesson and keep playing tennis on the weekend, It seems not really important but it will change you into different person

 

Nafas Sejenak, Talking about what makes me happy and thankful lately

Setelah pasca libur lebaran haji di terpa deadline 3 hari berturut2 tapi alhamdulillah sudah kelar! masih deg2an karena nunggu hasil cetakannya yang semoga oke yang saya syukuri, saya minggu ini full work at home! jadi preassure kerja yang biasanya berasa kalau kerja di kantor jadi gak terlalu berasa.

hhmmmm sebenarnya ada beberapa kejadian yang agak gak mengenakkan akhir-akhir ini, it seems like i have a lot of space to hate many things right now but i choose not to because i don’t have any good reason to fill it up. yah dasar manusia ya…senantiasa menciptakan awan kelabu di depannya.

I think this is the perfect timing to count my blessings, disamping banyak kejadian yang tak menyenangkan itu saya memilih untuk berbagi hal-hal kecil yang bikin saya bahagia akhir-akhir ini.

1.  My New Job,

Sebenarnya saat ini saya masih freelance disana sini. Saya masih aktif di kantor konsultan milik kawan saya, but somehow i start to feel that it’s not something i want to do in life. Baru-baru ini saya dipercaya untuk menggarap desain kain untuk produk bedding untuk baby and kids, and yes it’s the cutest job i’ve ever got! Masih banyak penyesuaian dan belajar untuk lebih baik lagi.

2. My life as freelancer

Saya berterimakasih untuk para atasan yang mengizinkan saya bekerja dari rumah yang bagi saya untuk saat ini adalah kantor terbaik!

3. Some quality conversation with old friends

Salah satu percakapan favorit saya bersama Feby tadi malam, walaupun tetap masih pada template berbicara kami (baca: tolol). Apa yang dibicarakan selalu menarik mulai dari betapa kami tidak bosannya membahas trip petualangan kami di Bali, Gili, dan Lombok (and we still cannot wait for another amazing adventure) serta kebodohan yang dibalut oleh kenangan yang manis. Lalu di pembicaraan mulai agak dalam menyangkut tentang  “depression” dan “social anxiety”, tidak mudah membicarakan “kekurangan” kita pada orang lain dan butuh keberanian yang luar biasa untuk mengedukasi orang bahwa di saat-saat tertentu kita harus “struggle” lebih dari apa yang orang lain lakukan. Tulisan tentang social anxiety juga di bagi oleh feby di blog nya di http://jackdcreeper.tumblr.com/ tulisan yang menarik dengan teori psikologi yang cukup mantap untuk ukuran postingan blog. Mungkin saya juga akan bahas nanti di blog ini, walaupun  pastinya tidak akan sedetail dan sebagus Feby *yaiyalah bahasa inggris aja saya masih gak bisa*

4. The Ending of “W” Two Worlds

visual_03

Sumpaaahh saya berterimakasih banget untuk karya yang satu ini! Gilak! kepikiran aja bikin drama kaya gini!! Suka banget!!!

 

 

Sebenarnya apa yang membuat saya bahagia dan bersyukur lebih banyak dari ini dan setelah saya pikir-pikir ternyata lebih banyak dari apa yang membuat saya bad mood.

i choose to be happy and thankful with what i have now

gak kerasa udah jam 1 malam, it’s already a new day! there’s lot of things i want to write, but eeerrrr too lazy for now.

 

 

 

 

On being 26th

belom akhir taun dan gak lagi ulang taun juga, tapi saya pengen banget nulis ini sebagai wadah introspeksi diri dan wujud syukur saya.

Saya masih struggle dan trial error disana sini, banyak ketakutan ini itu yang datang. Kalau di umur 25 saya kebanyakan mencari apa yang saya mau dan sedih karna ngerasa fail di segala hal di umur 26 saya mencoba lebih santai.

di umur 26 belum ada title master atau gelar pendidikan baru yang saya dapatkan, belum ada jenjang karir yang bisa saya banggakan, saya masih budak kapitalis kok bedanya saya budak korporat lain saya punya waktu yang lebih fleksibel aja karena saya memang bukan karyawan full time.

di umur 26 ini saya banyakan ga ada duitnya! saya ga bisa shopping suka2 kaya dulu, karna saya punya prioritas lain, dan udah di tahap sungkan dan gengsi minta sama orang tua.

di umur 26 saya (masih) jomblo

hhhhhhhh udah ga punya duit, kerja juga pontang panting, ga punya partner tempat sandaran hati pula(?) terus keinginan untuk s2 pun sama wacana nya seperti saya mau menikah taun depan *pret ah jadi baper*

tapiiiiiiiiiii…!!!!

being 26th is one of my best year ever!

di umur 26 saya belajar banyak tentang manajemen waktu dan multitasking among lot of things and deal with some shits!  karena di pertengahan taun saya dapat tawaran kerja yang emang saya pengen dan karna masih phrobition saya gak harus ninggalin kerjaan saya yang lama it means ya saya lagi double job! but i know at the end i have to choose, yeah i know it’s gonna be fun! i wish myself a lot of luck.

di umur 26 saya di pertemukan dengan orang-orang yang luar biasa dan memberikan saya banyak kesempatan baik yang tidak mungkin saya lewatkan pula. Semoga orang-orang ini diberi kesehatan dan kelancaran rezeki, i am nothing without their positive vibe.

di umur 26 saya sering kehabisan uang but hey! i spent them for going somewhere cool! yes i’ve made some trip! i made some crystal clear memories, aahhhh banyak sekali hutang cerita menyenangkan disini, dan terimakasih instagram dan stellar saya bisa membagi sedikit dari kisah menyenangkan itu melalui foto dan cerita singkat,

terimakasih Bangkok, Jogja, Bali, Gili terawangan, Pantai-pantai indah di Lombok, kepulauan seribu sudah memberikan saya cerita indah disana, and you know what sudah ada satu tiket pesawat return menunggu untuk check in di bandara bulan november nanti.

dalam perjalanan itu pula saya mengetahui makna bahagia itu sederhana and how to spend your money wisely!

i am much content in my 26th! ini masih di bulan ke 5 saya di umur 26, masih ada sekitar 7 bulan lagi untuk menikmati dan mengisinya.

no love life in 26th? who told you that, din?!

Yes i’m in love, i’m in love with myself more and more!

and also i’m in love with friends and family  who makes me felt loved and beautiful inside out..

 

so, masih mau ngatain diri sendiri jomblo ngenes?

 

Short Trip Bangkok: Malam Jumatan di Asiatique

Jadi Lupa terakhir menulis apa di Blog ini. Karena akhir-akhir ini di kala jenuh suka baca travel blog, tiba-tiba keinget saya punya “utang” cerita santai di blog ini. Bulan Februari kemarin tiba-tiba rekan satu kantor saya Julius memberi pengumuman kalau ada temannya yang menjual tiket PP 800ribu untuk 3 hari ke Bangkok.What?! saya langsung teriak “I’m In!” , Berhubung teman-teman yang lain tidak bisa ikut jadilah saya mengajak teman kos saya mba Kiki. Yah walau cuma sebentar tapi siapa yang bisa menolak tiket promo segitu ke Bangkok pula.

Akhirnya kita pun berangkat 20 hari setelah membeli tiket, agak gak nyangka karna emang udah pengen liburan ternyata di kasih kesempatan dalam waktu dekat, dan akhirnya pun kita mendarat di DMK (bandara khusus low cost airlines di Bangkok) lalu memutuskan naik taksi untuk ke pusat kota. FYI H-1  keberangkatan temannya Julius batalin untuk pergi karena urusan kerja, yaaahh padahal Julius udah booking hotel di daerah Sala Daeng karena tadinya rencananya mau jalan sendiri-sendiri. Tapi tidak memundurkan niat kami semua untuk menikmati kota yang katanya surga belanja murah orang Indo ini.

DSCF4355.JPG

Pemandangan dari Muangphol Mansion di pagi hari

 

Taksi pun mengantarkan ke penginapan kami di daerah Siam yaitu Muangphol Mansion, Sebuah hotel tua tetapi diluar dugaan saya dan mba Kiki, cukup nyaman karena suasana kamar yang warm dan ada bathup beserta pemanas air! yay…

Sementara itu taksi yang kami tumpangi dari bandara menunggu saya dan mba Kiki yang sedang check in dan menaruh barang, karena setelah itu kami ingin menuju ke Asiatique, hmmm sebenarnya saya ingin naik BTS, karena menuju asiatique bisa di tempuh naik BTS menuju station Saphan Taksin dan di lanjut naik shuttle boat gratis!, Saya sangat suka travelling ke suatu kota dan merasakan sensasi naik transportasi masal yang menjadi pendukung mobilitas penduduk setempat,dan alasan lainnya saya mau merasakan seperti yang di film Thailand favorit saya BANGKOK TRAFFIC LOVE STORY! kyaaaakk P’Loong!!!

tapi apa boleh buat rekan-rekan saya lebih memilih taksi dengan alasan kenyamanan, walau ternyata MACET! yaa karena peak hour juga! sial malah sudah lapar! saking bosannya kami mengajak supir taksi berbincang dan (sialnya) dia tidak bisa bahasa Inggris. Akhirnya untuk memperlancar komunikasi kita pakai aplikasi google speech yang membuat kami tertawa sepanjang jalan! Disamping terjemahan bahasa yang suka ngaco, dan supir taksi yang suka gagal paham dgn bahasa tubuh kami, jadilah sepanjang jalan kami tertawa geli.

DSCF3562.JPG

Setelah perjalanan hampir 2 jam, kami pun sampai ke Asiatique, Argo taksi menunjukkan 500THB yang harus kami bayarkan, sebenarnya tak terlalu mahal karena tadi sempat agak nyasar dan macet yang tidak santai, dan tentu karena patungan bertiga.

Sampai disini kami langsung makan!

DSCF3403DSCF3402.JPGDSCF3401.JPG

So This is Padthai for me and pork curry with rice with menyan for Julius?
and Bihun goreng seafood for mba Kiki? hahhahaha elaahh jauh-jauh ke Thailand juga.

Asiatique sendiri sebenarnya pasar malam yang dirancang lebih highclass dan hipster, dateng kesini sebaiknya sekitar jam 7 karena kalau sore belum buka! Saya sendiri sangat suka sama tempat ini bagi saya ini tempat yang pas banget buat santai malam-malam, mau belanja atau makan, atau mau foto-foto buat instagram bisa, saya merasa kaya di drama-drama Thailand yang pernah saya tonton.

Oh ya mumpung disini kita nyobain mango sticky rice yang nge-hits banget se Thailand, Mango Tango!

DSCF3416.JPGDSCF3412.JPG

Range harga hampir sama kaya dessert yang ada di Hongtang tapi rasanya worth the price! kita pesen mango salsa sama mango sticky rice, Duh akhirnya bisa juga nyobain dessert Thailand yang happening ini, untung udah buka cabang di asiatique karna awalnya cuma di Siam Square aja. Saya ga tau mau komen apa yang jelas pas 2 orang teman saya itu udah nyerah kekenyangan saya masih lanjut berusaha ngabisin saking enaknya.

Oke lanjut lagi jalan-jalan ala anak ABG di drama Thailand, Selebihnya kita kelilingin untuk sightseeing sekitar Asiatique ini. Banyak barang-barang lucu yang di kemas secara unik dan juga cowo-cowo yang lucu tentunya, mau lokal atau yang impor semua tergantung selera.

DSCF3431DSCF3430

DSCF3432.JPGDSCF3443.JPG

DSCF3442.JPG

DSCF3451.JPGDSCF3445

DSCF3506.JPG

DSCF3515.JPGDSCF3474.JPGDSCF3539

 

Baliknya udah jam stengah 12 malem, kita naik taksi lagi karena itu yang paling aman, anterin si Julius dulu ke hotelnya di daerah SalaDaeng yang deket sama daerah Redlight district nya Thailand, Patpong. Pas lewat kita sambil ketawa-tawa sambil bilang “ooohh ini yang namanya Patpong!” supir taksi dengan sumringah ke Julius “Patpong, Sir?” dan Jul langsung menolak halus. jiaaah,….kitapun sampai di hotel Julius dan kemudian lanjut balik ke hotel kita di daerah Siam yang ternyata gak jauh!

Sampai hotel kita tepar banget, bersih-bersih sebentar kemudian lanjut hahahihi dan goleran, gak lama Julius LINE

“Guys hotel kalian bisa tambah orang gak? hotel gua serem banget”

asyeeemm masa di Thailand setan malam jumatan! kita langsung ke resepsionis bawah minta supaya upgrade kamar ternyata ga isa dan extra bed juga ga bisa karena kamar kita emang agak mungil, akhirnya Julius kita suruh pindah ke LubD Siam,

Kita ketemuan sama Jul di LubD, waduuh untung ga sempet kesurupan, malah setan Thailand katanya galak-galak. Muka nya Jul tadinya lemes pas liat kita langsung lega, wah kayanya sempet terjadi sesuatu nih. Mungkin cerita detail akan saya lanjutkan di post yang akan datang supaya gak terlalu panjang. at the end our it was one of the best night we had! semoga gak malas postingin cerita selanjutnya.

 

wander

DSCF3021DSCF3036DSCF3059DSCF3033DSCF3067

From my latest west java roadtrip with my dad on december 2015,i haven’t got a chance to open the picture on my computer, I’m not kind the roadtrip person but sometimes it feels like “why not?”

last year i haven’t had a chance to travel or going on vacation, i wanted to go somewhere refreshing at least like Bali, but i didn’t even know what i was exactly doing last year. I lost my job and suddenly lost myself, maybe what it called quarter life crisis, i really wanted to go somewhere new, to the strange place, see new street life, new faces, and the place i hardly pronounce, visit some museums, or even go shopping some local handmade craft.

I didn’t do it all and feel upset.

but not until write this to you while i exported some previous photos to my laptop and then i saw these pictures where i took on the roadtrip, i nearly forgot how breataking the gloomy beach and the warm of the sunset. I am now truly amaze about what i got now.

I am thankful about beautiful scenery, i am thankful with the local who helps me took the picture of myself under my direction correctly, and i cannot believe i found so many instagramable photographs from here *haha*

and i’m thank God for the upcoming trips! 2 tickets for different trip! yeah i already plan 2 short trip in this next 2 months!

what is your plan? hopefully we can do escape trip together someday..